cara berdagang sesuai ajaran rosulullah

5 CARA BERDAGANG RASULULLAH AGAR SUKSES DAN BERKAH

Cara Berdagang Rasulullah – Walaupun dahulu aktivitas berdagang sempat dipandang sebelah mata, namun kenyataannya sekarang banyak orang mulai tertarik menjadi interprener dan membuka usaha dagang. Dalam islam sendiri, bergadang atau berwirausaha dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang mulia, bahkan mempermudah datangnya rezeki Allah SWT.  Rasul kita, Nabi Muhammad SAW juga seorang pedagang  sejati. Disebutkan dalam sejarah bahwa beliau memulai bisinisnya sejak berusia 12 tahun. Beliau dikenal sebagai pedagang yang jujur, ramah bahkan sukses. Kesuksesan nabi Muhammad SAW dalam berwirausaha tidak hanyas ekedar dalam hal materi saja. Tapi juga keberkahan rezeki yang diperoleh serta memupuk tali persaudaraan antar muslim

Nah, berikut ini beberapa cara berdagang ala Rasulullah SAW yang bisa kita contoh untuk mengembangkan bisnis agar lebih sukses dan diridhoi Allah Ta’ala.

Cara Berdagang Rasulullah Agar Sukses dan Berkah yang pertama yaitu  Diniatkan karena Allah SWT

Dasar utama Rasulullah SAW berdagang yakni atas niat karena Allah, lillahi Ta’ala. Bukan untuk memupuk harta, mencari keuntungan sebanyak-banyaknya ataupun untuk memikat wanita. Rosulullah berdagang dengan niat yang baik karena Allah, dengan niat yang baik tersebut Beliau berhasil memperluas bisnisnya hingga ke 17 negara. Ya, itulah hasil dari niat yang tulus. Segala sesuatu yang diniatkan untuk mencari ridho Allah, pasti akan didahkannya. Maka itu, awali usaha dengan niat lillahi Ta’ala.

Cara berdagang Rasulullah  yang kedua yaitu Bersikap jujur

Dalam menjalani aktivitas kesehariannya, termasuk berdagang, Rasulullah SAW dikenal akan kejujurannya. Beliau tidak pernah mengurangi takaran timbangan, selalu mengatakan apa adanya tentang kondisi barang, baik itu kelebihannya ataupun kekurangan barang tersebut. Bahkan tak jarang Rasul melebihkan timbangan untuk menyenangkan konsumennya. Atas kejujurannya itu, beliau pun dianugerahi julukan Al-Amin (yakni seseorang yang dapat dipercaya).

Cara berdagang Rasulullah agar sukses selanjutnya yaitu Menjual barang berkualitas bagus dan mengambil keuntungan sewajarnya.

Rosulullah tidak pernah menjual barang-barang cacat. Sebab itu akan merugikan pembeli dan bisa menjadi dosa bagi si penjual. Seringkali kita jumpai pedangan atau pebisnis yang menjual barangnya dengan harga jauh lebih mahal dari harga aslinya. Mereka berusaha mengambil laba setinggi mungkin tanpa memikirkan kondisi konsumen. Taktik seperti ini tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Selain menyalahi agama, menjual barang dengan hara terlalu mahal juga membuat dagangan kita kurang laku.

Sebaliknya, rosulullah SAW selalu mengambil keuntungan sewajarnya. Bahkan ketika ditanyai oleh pembeli tentang modalnya, beliau akan memberitahukan sejujur-jujurnya. Intinya, tujuan Nabi berdagang bukan semata-mata mengejar keuntungan duniawi saja. Tapi juga mencari keberkahan dari Allah SWT.

Cara berdagang rasulullah yang ke empat yaitu Tidak Memberikan Janji atau sumpah berlebihan

Ketika berdagang sebaiknya jangan memberikan janji atau sumpah-sumpah berlebihan. Semisal, “barang ini tidak akan rusak hingga setahun”. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi, semua hal dapat berubah atas izin Allah SWT. Maka itu, janganlah mengklaim barang ini super bagus, super awet dan sejenisnya. Sumpah itu tidak baik. Apalagi sampai bersumpah palsu, jelas perkataan tersebut termasuk dusta dan dibenci oleh Allah Ta’ala.

Cara yang ke lima berdagang ala rosul yaitu Tidak melakukan penipuan

Dalam berdagang Rasulullah SAW juga tidak pernah melakukan penipuan. Perlu diketahui bahwa tindakan menipu pembeli, sekecil apapun dan dalam bentuk apa saja itu tentu dilarang oleh agama.

Diriwayatkan dari Abu Huraira ra: Rasulullah pernah melewati setumpuk makanan, lalu beliau memasukkan tangannya ke dalamnya, kemudian tangan beliau menyentuh sesuatu yang basah, maka pun beliau bertanya, “Apa ini wahai pemilik makanan?” Sang pemiliknya menjawab, “Makanan tersebut terkena air hujan wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Mengapa kamu tidak meletakkannya di bagian luar makanan agar manusia dapat melihatnya? Ketahuilah, barangsiapa menipu maka dia bukan dari golongan kami.” (HR. Muslim)

Itulah 5 cara berdagang ala rosulullah yang patut kita tiru. Masih banyak lagi cara berdagang ala rosulullah yang lainnya agar dagangan yang kita jual bisa laris dan berkah. Bersikap ramah, santun dan selalu tersenyum kepada pembeli juga merupakan cara berdagang Rasulullah SAW. Bekerja keraslah sekuat tenaga agar apapun dagangan yang anda jual bisa laris dan untung banyak.

Jika sudah melakukan berbagaimacam cara namun dagangan anda masih saja sepi, maka cobalah melakukan ikhtiyar batin seperti berdoa, sholat 5 waktu, sedekah dan lain sebagainya. Ada juga para pedagang yang berikhtiyar dengan menggunakan sarana spiritual berupa Keris pelarisan dagang.

Keris pelarisan dagang ini merupakan sebuah azimat untuk melariskan dagangan anda Degan menggunakan ilmu putih yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. Wirid2 khusus yang diajarkan ketika menggunakan keris pelarisan ini akan membantu menarik rejeki, menarik pembeli dari berbagai penjuru. Silahkan kerja keras anda di imbangi dengan menggunakan sarana ini agar tambah laris dan berkah.

Jika ingin memiliki keris pelarisan dagang ini silahkan hubungi wa 085866238055. Semhoga hidup anda lebih berkah dan berlimpah.